Penerimaan Tamu penggalang Pangkalan MTs Ma’arif Sikampuh

El-Wast (14/8) – Gerakan Pramuka  Indonesia merupakan salah satu wadah yang dapat mengembangkan dan proses dalam pendidikan. Dalam kegiatan kepramukaan diisi dengan kegiatan yang menarik dan menantang di alam terbuka disertai dengan prinsip Dhasa Darma. Dengan itu, Gerakan Pramuka Gudep 11.01.05.226-227 pangkalan MTs Ma’arif Sikampuh mengajak para siswa kelas VII mengikuti Kemah Penerimaan Tamu Penggalang (PTP) pada 13-14 Agustus 2022. Pihak madrasah ingin para penggalang dapat lebih dekat dengan alam dan mencintai alam sekitarnya, dengan aneka rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam kemah tersebut.

“Kegiatan Kemah Penerimaan Tamu Penggalang ini merupakan salah satu kegiatan kepramukaan yang wajib diikuti oleh peserta didik baru anggota pramuka pangkalan MTs Maarif Sikampuh yang dilaksanakan setiap tahunya, yang biasanya dilaksanakan selama 2 hari yaitu hari sabtu dan minggu sebagai tanda diterimanya mereka menjadi anggota penggalang di MTs Ma’arif Sikampuh. Kegiatan ini kami adakan  salah satunya untuk mengamalkan dasa dharma pramuka agar dapat menumbuhkan jiwa kepemimpinan, mempererat komunikasi dan melatih kebersamaan anggotat,” terang Kepala MTs Ma’arif Sikampuh, Fatkhudin, SPd., Minggu (14/8).

Sementara itu, Pembina pramuka MTs Ma’arif Sikampuh, Triyani, SE menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendidikan tentang Kepramukaan dan mengembangkan kecintaan peserta didik terhadap alam, sekaligus memberikan pendidikan karakter dan kepribadian peserta didik dengan kegiatan yang menarik, menyenangkan, rekreatif dan menantang..

Untuk materi sendiri meliputi materi kepramukaan dan juga out bound. Sehingga dalam kesempatan ini anak tak hanya mendapatkan materi, tapi juga langsung bisa mempraktikkan materi yang didapat lewat kegiatan ini. Dan diharapkan materi yang diperoleh dalam kegiatan ini bisa menjadi bekal, khususnya untuk penggalang baru agar bisa menjalani kegiatan pramuka dengan lebih mudah dan menyenangkan.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi bekal bagi mereka yang baru terjun menjadi penggalang. Karena masih banyak step yang bakal mereka lalui. Karena penggalang di tingkat MTs lebih kompleks daripada ketika di SD/MI. Dan kami harap mereka bisa mengimplementasikan dasa dharma dalam kehidupan mereka sehari-hari,” tandasnya. red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *